idMakassar 90245 Telp. 0411-591331

Dorong Kemandirian Obat, Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Hadirkan Fasilitas Uji Klinis Mutakhir

MAKASSAR, 6 Maret 2026 – Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin (RS Unhas)
secara resmi mengoperasikan Clinical Research Unit (CRU), sebuah fasilitas pusat uji klinis
mutakhir yang diproyeksikan menjadi pilar utama inovasi kesehatan dan kemandirian obat
nasional. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan
(BPOM) RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. didampingi rektor Universitas
Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., pada 05 Maret 2026.

Kehadiran CRU di RS Unhas bukan sekadar penambahan fasilitas fisik, melainkan tonggak
sejarah bagi ekosistem riset kesehatan di Indonesia Timur. Fasilitas ini dirancang sebagai
pusat penelitian terstandar dan beretika untuk menguji keamanan serta efektivitas produk
medis, mulai dari obat-obatan, vaksin, hingga alat kesehatan sebelum dipasarkan secara luas
ke masyarakat.

Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Jamaluddin Jompa, menyampaikan bahwa CRU
merupakan langkah strategis universitas dalam mendukung hilirisasi riset. Fasilitas ini akan
beroperasi penuh di bawah koordinasi RS Unhas dan menjadi ruang kolaborasi lintas disiplin
bagi fakultas-fakultas kesehatan untuk memastikan inovasi laboratorium dapat diuji secara klinis dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan bangsa.

Sementara itu, Kepala BPOM RI, Prof. Taruna Ikrar, memberikan apresiasi tinggi atas
inisiatif RS Unhas. Ia menegaskan bahwa ketersediaan pusat uji klinis yang kredibel adalah
kunci utama dalam memangkas ketergantungan Indonesia terhadap produk farmasi impor.
Dengan adanya CRU RS Unhas, pengembangan obat baru kini dapat dilakukan dengan
standar global di dalam negeri.

Fokus dan Keunggulan CRU RS Unhas:

  1. Akses Riset Regional: Menjadi pusat rujukan uji klinis utama bagi peneliti dan industri
    farmasi di wilayah Indonesia Timur.
  2. Kepatuhan Etika & Standar Global: Menjamin seluruh proses uji klinis dilakukan dengan pengawasan ketat sesuai standar Good Clinical Practice (GCP).
  3. Integrasi Pendidikan dan Layanan: Mendukung pendidikan dokter spesialis dan peneliti muda untuk menguasai metodologi uji klinis tingkat lanjut.

RS Unhas berharap kehadiran pusat uji klinis ini dapat mendorong kolaborasi yang lebih kuat
antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam memajukan kedaulatan kesehatan nasional.

Kontak Media:
Humas RS Unhas
Jl. Perintis Kemerdekaan No.Km. 10, Tamalanrea, Kec. Tamalanrea, Kota Makassar,
Sulawesi Selatan 90245
Telp. 08114491331

Leave a Reply